Skema Gross Split Berlaku, Kontrak Lama Dihormati

NetizenPosts, Jakarta, 20/1/2017, 15.24 WIB ; 

Wakil Menteri Arcandra Tahar menjelaskan bahwa skema bagi hasil Gross Split yang baru saja menggantikan skema bagi hasil dengan Cost Recovery baru diberlakukan untuk beberapa kontrak atau blok.

“Skema tersebut baru diterapkan pada blok baru, blok yang dideterminasi, dan blok yang diperpanjang,” ujar Arcandra dalam diskusi bersama media terkait Peraturan Menteri (Permen) ESDM 08/2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split di Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/1).

“Maka kontraktor kontrak kerjasama (K3S) yang kontraknya sedang berjalan, tetap kita hormati dan berlaku hingga selesai”, jelas Arcandra.

Arcandra mengakui, hal tersulit saat menggunakan skema cost recovery adalah menentukan biaya.

“Hal yang paling sulit dalam cost recovery adalah menyepakati berapa cost-nya. Ini yang kemudian sering menjadi bahan perdebatan,” katanya.

Sebagaimana diketahui Kementerian ESDM baru saja menerbitkan ketentuan baru terkait skema pengelolaan wilayah kerja minyak dan gas bumi di Tanah Air.

Bahkan skema baru berupa bagi hasil dengan Gross Split itu langsung diterapkan pada blok Offshore North West Java (ONWJ) yang dioperatori oleh PT PHE, anak usaha PT Pertamina (Persero) kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan diskusi ini Dirjen Migas I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, dan Wakil Kepala SKK Migas M.I Zikrullah.(***)


 

(: Ben Gentolet, NP-2017)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s